Cara Menggunakan Teknologi Geofencing Untuk Melibatkan Pengguna Aplikasi

Cara Menggunakan Teknologi Geofencing untuk Melibatkan Pengguna Aplikasi

Cara Menggunakan Teknologi Geofencing untuk Melibatkan Pengguna Aplikasi – Keberhasilan teknologi geolokasi dan sistem pelacakan GPS cukup dapat dimengerti: mereka memungkinkan kita melihat lebih segar pada periklanan seluler dan industri pengembangan aplikasi. Survei lain menegaskan bahwa lebih dari 40% pengguna ponsel cerdas lebih memilih aplikasi yang mempersonalisasi konten.

Apa itu geofencing ?

Teknologi Geofencing adalah sejenis sistem pelacakan GPS untuk aplikasi seluler. Ini adalah teknologi yang memungkinkan Anda untuk secara otomatis mendeteksi dan melakukan tindakan terjadwal ketika perangkat pengguna berada di area geofenced yang ditentukan atau meninggalkannya. Teknologi membantu Anda berinteraksi dengan pelanggan yang berada dalam radius tertentu dari objek.

Tidak seperti beacon, yang dirancang untuk lokasi titik (seperti toko tertentu di pusat perbelanjaan atau bahkan satu produk), perangkat lunak geofencing memberi Anda kesempatan untuk menjangkau semua orang yang berada di wilayah yang Anda tetapkan. Dan ini adalah keuntungan yang tidak diragukan lagi.

 

Bagaimana Cara Kerja Geofencing?

Teknologi ini sekarang didukung oleh platform geofencing Apple iOS (versi 7.0 dan lebih tinggi) dan Google Android (dari versi 2.2) . Jadi, Anda dapat dengan bebas menggunakan geofencing untuk meningkatkan aplikasi jenis apa pun.

Bagaimana Cara Menggunakan Teknologi Geofencing untuk Melibatkan Pengguna Aplikasi?

Bagaimana Cara Kerja Geofencing di iPhone dan Android?

Teknologi geofencing menggabungkan interaksi alamat IP di tingkat perangkat dengan data dan informasi GPS dari jaringan seluler. Yaitu, pada dasarnya, geoprocessing menyiratkan interlokasi aktif antara perangkat dan alamat IP di sekitarnya. Saat gadget kami berkomunikasi dengan router yang berbeda atau koneksi serupa lainnya, alamat perangkat terdaftar di alamat IP ini (dan sebaliknya). Skema yang dijelaskan memungkinkan pakar data untuk menemukan perangkat.

Sumber Data untuk Menerapkan Fitur Geofencing

Geofencing menentukan lokasi pengguna di peta dengan memanfaatkan data lokasi. Untuk mendapatkan informasi semacam itu, koordinat GPS perangkat lebih banyak digunakan, karena GPS sangat akurat dan mampu mengidentifikasi posisi pengguna dalam jarak 100 meter. Namun, kami juga ingin menjelaskan cara lain untuk mengetahui lokasi perangkat seluler pada saat tertentu:

  • Wi-Fi . Ini adalah sumber data lokasi bagus lainnya yang sebanding dalam akurasi dengan GPS. Wi-Fi berfungsi di tempat umum dan karenanya mencakup banyak orang.
  • Beacon , perangkat kecil yang dapat mendeteksi ponsel (dan gadget serupa lainnya) di dekat posisinya sendiri. Mereka terhubung melalui Bluetooth yang memiliki lebih banyak kontra.
  • Data operator seluler dan alamat IP adalah sumber data lokasi yang paling tidak akurat, karena sering kali menentukan posisi yang salah. Selain itu, alamat IP dapat diubah dan orang-orang cukup sering melakukannya saat menggunakan VPN. Itulah ulasan tentang cara menggunakan Teknologi Geofencing untuk melibatkan pengguna aplikasi. Semoga bermanfaat.
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published.